Dekan FBS UHN Medan Tegaskan Lakukan yang Terbaik Buat Desa Binaan Dekan FBS

dok/zi

Medan, ZI – Universitas HKBP Nommensen Medan (FBS UHN Medan) Junita Batubara, S.Sn, M.Sn, PhD, menegaskan, “Kami akan lakukan yang terbaik buat Desa Binaan yang kami buat agar masyarakat bisa merasakan dampak kehadiran perguruan tinggi bagi masyarakat sebagai ‘agent of change”.

Demikian disampaikan Junita Batubara, PhD, yang merupakan salah satu pakar seni musik di Sumatera Utara kepada berbagai media tentang konsep desa binaan perguruan tinggi, Medan, Selasa (25/01/2022).

Bacaan Lainnya

Junita Batubara, PhD yang merupakan alumni Universitas Sains Malaysia ini mengatakan bahwa DESA BINAAN adalah merupakan wujud implementasi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat .

Mengapa ada DESA BINAAN ? 

Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Memberi motivasi, meningkatkan pengetahuan serta merubah perilaku guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di perkuliahan.

“Berangkat dari konsep diatas, yakni pengabdian kepada masyarakat kami dari Fakultas Budaya dan seni Universitas HKBP Nommensen Medan akan terus melakukan yang terbaik kepada masyarakat tanpa pamrih, namanya juga pengabdian kepada masyarakat. Dalam hal inilah kehadiran FBS bagi masyarakat sumatera Utara harus benar-benar dirasakan karena konsep Tri Dharma perguruan tinggi adalah panggilan yang sangat mulia,” ucap Junita Batubara.

Dekan FBS yang malang melintang jadi dosen Tamu di berbagai negara (internasional) ini mengatakan, bahwa saat ini FBS UHN Medan terus mempererat hubungan kekeluargaan antara Fakultas Bahasa dan Seni Universitas HKBP Nommensen dengan masyarakat desa binaan dimana Desa Binaan FBS adalah Lingkungan II Kelurahan Dataran Tinggi Binjai Timur, Kota Binjai.

“Sasaran dalam program DESA BINAAN  kami tahun 2022 ini adalah Masyarakat Kelurahan Dataran Tinggi, Lingkungan II, Binjai Timur, Kota Binjai akan kita dampingi dan lakukan pemberdayaan dalam berbagai hal seperti Penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Praktek Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Penyuluhan Program Kampung Musik, Sosialisasi musik digital Pelatihan Kreativitas musik digital,” ujarnya.

“Semua program itu kita lakukan dengan melibatkan semua mahasiswa agar mahasiswa punya kepekaan sosial dan kecerdasan kultural sehingga jika kelak mereka sudah selesai kuliah kembali ke masyarakat mampu menjadi ‘agent of change’ dan mampu menjadi saluran berkat bagi masyarakat,” tandasnya.

Dekan FBS ini juga memberikan apresiasi kepada aparat terkait dalam hal ini Lurah dan juga segenap aparat Pemko Binjai yang mendukung program Desa Binaan FBS Universitas HKBP Nommensen Medan ini.

(JR)

Pos terkait