Kepala Desa Sukaragam, H Ucup Keeng:  Ada Sekitar 200 Warga Ikut Vaksin Hari Ini

Foto; Kepala Desa Sukaragam, H Ucup Keeng dan Kadus Tio Pribadi/zi

Cikarang, ZI – Perlu kita ketahui bersama bahwasanya sampai saat ini pemerintah terus menerus berupaya melakukan usaha dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona dengan melaksanakan kegiatan vaksin terhadap warga masyarakat agar tubuhnya imun terhadap virus corona yang sangat membuat susah di Negara kita.

Hal itu disampaikan oleh  Kepala Desa Sukaragam,  H Ucup Keeng kepada ZI di Cikarang pada hari Senin (9/8) untuk memberi penjelasan kepada wartawan.

Bacaan Lainnya

H Ucup Keeng juga menyebutkan bahwa ada  sekitar 200 orang warga yang ikut serta dalam mengikuti kegiatan vaksin yang dilaksanakan saat ini, dan jenis vaksin yang digunakan adalah Aztra Seneca, imbuhnya.

Sedangkan Kepala Dusun (Kadus), Tio Pribadi, mengatakan bahwa kita tetap melakukan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dan semakin maksimal kita melakukan kegiatan vaksin ini, maka semakin baik dan semoga pelayanan ini dapat mewujudkan demi terciptanya memutus mata rantai penyebaran virus covip 19 dengan baik, imbuh Kepala Dusun Tuo Pribadi kepada ZI.

Adapun kegiatan vaksin digelar di Masjid Jami Al-minah Perumahan Cikarang Lake Vew (CLV) di Desa Sukaragam, dengan pelaksanaan kegiatan dilakukan sesuai standar protokol kesehatan, dan sesuai hasil pantauan di lapangan ditemukan bahwasanya ada beberapa orang warga yang tidak dapat mengikuti vaksin, karena  jumlah satu kelompok warga yang mau divaksin, harus ada 10 orang namun karena yang ikut hanya 6 orang yang hadir, maka ditunda dulu sementara waktu dan dilanjutkan esok hari. Kadus Tio Pribadi menyampaikan terhadap warganya yang belum jadi vaksin hari ini agar ikut serta dalam vaksin yang akan dilakukan besok hari di Kantor Desa Sukaragam, ujarnya.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi kepada Panitia, alasan dari salah seorang Panitia Vaksin memaparkan, kalau sudah dibuka botol vaksinnya maka akan tersisa dan tidak dapat digunakan kembali, sehingga dibutuhkan warga yang akan divaksin minimal 10 orang, katanya.

(Siahaan)

Pos terkait