MA Berharap dalam SKD TA 2021 Lahir CPNS Berintegritas, Inovatif Untuk Memperkuat MA dan Peradilan di Bawahnya

Foto; Sekretaris Mahkamah Agung Dr. Hasbi Hasan, SH, MH,/ist

Jakarta, ZI – Sekretaris Mahkamah Agung Dr. Hasbi Hasan, SH, MH, membuka secara resmi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2021 wilayah Jakarta di Rindam Jaya, Jakarta, Jumat (01/10/21).

Sebagaimana diketahui bahwa tahun 2021 ini, Mahkamah Agung Republik Indonesia kembali memberi kesempatan kepada putra dan putri terbaik Indonesia untuk bergabung menjadi bagian dari Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya.  Formasi yang dibutuhkan yaitu 4 jabatan, pertama Analis Perkara Peradilan, kedua Analis Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan, ketiga Pengelola Perkara, dan keempat Pengelola Barang Milik Negara. Dari 4 formasi jabatan tersebut dibutuhkan sebanyak 3.337 (tiga ribu tiga ratus tiga puluh tujuh) orang.

Bacaan Lainnya

Hingga kini, terdapat 30.015 (tiga puluh ribu lima belas) peserta yang telah lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar.

Menurut Dosen Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut, bahwa khusus untuk wilayah DKI Jakarta jumlah peserta yang akan mengikuti SKD sebanyak 5.456 (lima ribu empat ratus lima puluh enam) peserta.

Alumnus Pondok Pesantren Modern Gontor tersebut menyampaikan, bahwa Mahkamah Agung berharap akan mendapatkan Calon-calon Pegawai Negeri Sipil yang ber-integritas, memiliki kompetensi tinggi dan mampu ber-inovasi dalam memperkuat Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya.

Foto; Peserta SKD CPNS MA TA 2021/ist

“Komitmen serius harus ditumbuhkan dari sekarang. Jika ingin mengundurkan diri, lakukan sedari dini, jangan ketika sudah mendapatkan SK baru mengundurkan diri, itu zolim namanya,” tegas pria kelahiran Lampung itu.

Pada kesempatan tersebut, ia berharap kepada seluruh peserta seleksi agar berkompetisi secara sehat, sebab proses seleksi ini dilaksanakan secara transparan dan akuntable.

“Jadi yang menentukan kelulusan adalah kemampuan peserta sendiri. Pihak lain tidak dapat melakukan intervensi apapun. Dan kepada seluruh peserta, kami ucapkan selamat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar untuk wilayah DKI Jakarta, semoga sukses memenuhi passing grade dan dapat berlanjut hingga lulus,” pungkas Dr. Hasbi.

(Karo Ma/raja)

Pos terkait