Nahas, Pemuda Tanggung Hanyut di Sungai Simonggo Belum Ditemukan

Foto; Sungai Simonggo di Desa Sion Timur, Kecamatan Parlilitan, Kab. Humbang Hasundutan/zi

Dolok Sanggul, ZInews – Pemuda tanggung, Lepran Sihotang, 22,  warga Desa Sionom Hudon (Sion) Timur, Kecamatan Parlilitan, Humbang Hasundutan (Humbahas) Sumatera Utara, dilaporkan hanyut terseret arus sungai Simonggo, Parlilitan, Minggu (20/11/2022). 

Kapolsek Parlilitan Iptu JH Turnip dikonfirmasi melalui selulernya, Selasa (22/11) malam, membenarkan adanya korban hanyut di Sungai Simonggo, Lepran Sihotang, warga Desa Sion Timur, Parlilitan. 

Bacaan Lainnya

Katanya, saat ini pihaknya bersama warga setempat masih terus melakukan pencarian korban dengan menyisir pinggiran sungai.

“Untuk membantu pencarian korban hanyut, kita menurunkan hampir semua personil Polsek Parlilitan. Demikian juga tim Search And Rescue (SAR) Pos Parapat, Danau Toba sudah diturunkan ke lokasi kejadian. Namun hingga saat ini, korban belum ditemukan,” ucapnya. 

Sebelumnya, Kepala Desa Sion Timur, Piator Tinambunan kepada wartawan mengatakan, bahwa korban bersama tiga rekannya, Alres Tumanggor, Mikael Hasugian dan Candra Tamba hendak menjala (mencari) ikan ke Sungai Simonggo yang berjarak satu kilometer dari kediaman korban. 

Korban bersama tiga rekannya, beranjak dari rumah sekitar Pukul 05:30 WIB. Saat menjala, korban terpeleset dan jatuh ke sungai yang arusnya sangat deras dan penuh bebatuan. Korban terseret air dan tenggelam.

“Sebelum tenggelam, Lepran sempat teriak minta tolong namun karena arus sungai yang deras, korban tidak terselamatkan,” kata Piator. 

Lanjutnya, saat kejadian, rekan korban berusaha melakukan pencarian di pinggiran sungai, namun tidak berhasil. Kemudian peristiwa itu segera dilaporkan kepada masyarakat setempat untuk dilakukan pencarian. 

Ditambahkan, selain dibantu personil Koramil 11 Parlilitan dan petugas Polsek Parlilitan dan Tim SAR Pos Parapat Danau Toba,  pencarian korban juga melibatkan paranormal namun belum membuahkan hasil. 

Piator menyebut, pihaknya bersama masyarakat akan terus melakukan pencarian sampai korban ditemukan. Pencarian korban juga melibatkan warga masyarakat, aparatur desa dan pihak PLTMH di hilir Sungai Simonggo.

(as) 

Pos terkait