Pergantian Panitera Muda Pidana dan Juru Sita di PN Jakarta Utara

Foto; Ketua PN Jakarta Utara Puji Harian, SH, M.Hum, mengambil sumpah dan melantik pejabat panitera muda pidana yang baru, serta juru sita baru/hms

Jakut, ZI – Ketua PN Jakarta Utara Puji Harian, SH, M.Hum, telah mengambil sumpah dan melantik pejabat panitera muda pidana yang baru, serta juru sita baru di ruang sidang utama Muhtar Kusumaatmadja, Kamis (24/06/21).

Pejabat panitera muda pidana Wahyu Gunawan, SH, MH, yang sebelumnya adalah panitera muda pidana PN Bogor menggantikan M. Najib, SH, MH, yang memperoleh promosi sebagai Panitera Pengganti di PT DKI Jakarta. Sedangkan juru sita baru yang dilantik adalah Ariyani, SH. 

Bacaan Lainnya

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah kedua pejabat baru di lingkungan PN Jakarta Utara tersebut dilakukan dengan khidmat dan sederhana serta menaati protokoler kesehatan pencegahan Covid-19. 

Dalam sambutan pengarahannya Ketua PN Jakarta Utara Puji Harian, SH, MH, meminta agar pejabat baru panitera muda pidana segera melakukan adaptasi dan orientasi.

Foto/hms

“Segera lakukan adaptasi, orientasi pelaksanaan tupoksi di kepaniteraan pidana, kemudian membuat analisa permasalahan dan solusi, serta melaporkan kepada pimpinan secara berjenjang,” ucap Puji.

“Kemudian kepada pejabat juru sita yang baru, diminta agar benar benar menjalankan tupoksinya dengan penuh tanggung jawab, karena tugas jurusita sangat penting bagi majelis hakim dalam menangani perkara,” tegas KPN Jakut.

Baca juga; Pengambilan Sumpah  Jabatan dan Pelantikan Panitera Muda Hukum di PN Tanjung, Dr. Wisnu: Pegang Teguh Sumpah Jabatan dalam Melaksanakan Tugas

Sementara itu Djuyamto, SH, MH, Humas PN Jakarta Utara menjelaskan kepada media, bahwa pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sesuai dengan arahan pimpinan Mahkamah Agung.

“Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini sesuai dengan arahan pimpinan Mahkamah Agung wajib dilakukan dengan sederhana dan tidak boleh membebani pejabat yang dilantik maupun kantor. Dan dalam situasi wabah pandemi Covid-19 pelaksanaan acara harus mematuhi prokes dengan ketat,” tambah Djuyamto.

(raja)

Pos terkait