Ragam Tanggapan Masyarakat Terkait Paparan Sek-MA di Rapat Dengar Pendapat Bersama Komisi III DPR RI

  • Whatsapp
Foto/ist

Jakarta, ZI – Beragam tanggapan dari masyarakat disampaikan untuk mengomentari paparan Sekretaris Mahkamah Agung Dr. Hasbi Hasan, SH, MH, pada saat Rapat Dengar Pendapat dihadapan Komisi III DPR RI yang dipimpin Dr. Adies Kadir, Rabu (02/06/21).

Dalam penjelasan Sek-MA dihadapan Komisi III DPR RI, “Bagaimana kondisi dan kehidupan para hakim-hakim Indonesia khususnya yang berada di daerah terpencil dengan fasilitas seadanya. Jauh dari keluarga, naik kapal untuk bekerja, berbulan-bulan tidak pulang. Bahkan yang paling menyedihkan lagi adalah bahwa saat meninggal tanpa kehadiran keluarga.”

Bacaan Lainnya

Bahkan dalam kesempatan ini juga Dr. Hasbi, yang didampingi , Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi dan Sekretaris Jenderal Komisi Yudisial. Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Direktur Jenderal Badan Peradilan Tata Usaha dan Militer, Kepala Badan Pengawasan, dan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Mahkamah Agung ini, menyampaikan, ia dan jajarannya sudah memetakan keadaan para hakim tersebut dan sedikit demi sedikit telah melakukan perbaikan.

“Saya mengerti keluhan-keluhan hakim karena saya sendiri adalah hakim,” kata Dr. Hasbi menjawab pertanyaan dari beberapa anggota Komisi III terkait kondisi hakim yang memprihatinkan.

Diketahui sejak berita ini terpulikasi di situs resmi https://zonaintegritas.news/ dengan judul : https://zonaintegritas.news/sekretaris-ma-paparkan-kondisi-hakim-indonesia-di-rapat-dengar-pendapat-komisi-iii-dpr-ri-apresiasi/ dengan jumlah pembaca 4.267 sekaligus memberi beragam tanggapan.

Sebut saja Bang L yang mencurahkan isi hatinya dengan harapan ada perubahan karir di depan setelah RDP tersebut, “Sy pegawai honorer di salah satu kantor pengadilan….setau sy hakim itu penghasilan nya sdh sangat tinggi….seperti langit dgn bumi kalau di sandingkan dgn kami…. tp masih jg di bilang memprihatinkan….klu hakim di bilang memprihatinkan berarti kami honorer bilang apa yaaaaa.”

Kemudian AY, mengatakan, “Keadaan jurusita/jsp juga sangat kurang di pengadilan, misalkan di peradilan agama yang perkara ribuan, relas pun ribuan. Akhirnya pp, kasub, panmud, staf ikut merangkap jadi jsp, plus mengerjakan kerjaan pokoknya selain jsp.”

Demikian juga disampaikan ZM, “Insya Allah ke depan Pak Sekma juga memperhatikan semua elemen di bawah Mahkamah Agung, tidak hanya Hakim notabene nya pejabat negara, pasilitas sudah di perhatikan, hendak nya kedepan Jabatan Panitera Pengganti juga di perhatikan termasuk kenaikan pangkat yg mentok III/d, tunjangan jabatan PP juga hingga saat ini ngak pernah ada perhatian dari atas, jangan pasilitas, kemudian juga, teman2 kita Jsp, dan adik2, kakak, abang, kita yg pegawai Non ASN, juga perlu donk di perhatikan kami2 dan mereka juga bagian tiem yg ada di institusi Peradilan yg bersama2 membangun peradilan,,Sya yakin Insya Allah Pak Sekma akan memperhatikan kita semua, kita doa kan semoga Pak Ketua MA, Pak Sekma dan seluruh jajaran elit MA, di beri kesehatan oleh Allah Swt, semoga beliau2 bisa memperjuangkan segala kebutuhan, keluh kesah kita besama.”

Lain hal dengan tanggapan salah satu hakim di PN Jakarta Pusat Ir. Mas Muanam, SH, MH, ke redaksi ZI untuk mewakili suara temen-temen baik karir maupun adhoc, Jumat (04/06/21) menjelaskan, bahwa “Kondisi Hakim Karir masa covid ini sangat memperihatinkan, tidak boleh pulang, sendiri di kamar kos tak terurus karena keluarga ada di kota lain, menyidangkan selalu dg banyak berikteraksi dengan para pencari keadilan tanpa henti buat putusan yg selalu berjubel, kalau ada hakim kena covid semua biaya dan lain lain di tanggung oleh hakim sendiri, pemerintah maupun MA tidak ada yang membantu…., Gaji dah lama tidak naik naik, apalahi dg semua hakim adhoc di seluruh indonesia sudah sejak tahun 2013 yang lalu tidak pernah naik gaji, tanpa ada evaluasi….padajal kita PHI setiap hari harus memutus gaji para pekerja yg di bayar oleh para pengusaha di bawah UMP, bener bener aksiopa berkepanjangan, pekerja aja setiap tahun naik upahnya ini 10 tahun nggak ada penaikan sama sekali….., Ayolah MA usulkan hal ini, jangan di tutup mata…..tk.”

Dalam kesempatan ini juga redaksi zona integritas news merasa perlu menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kunjungannya di situs resmi kami. Sesuai dengan selogan kami “Memperjuangkan Kebenaran Dengan Berita” sehingga kami selalu siap untuk menerima kritik maupun saran serta informasi untuk disampaikan ke publik.

(raja)

Pos terkait