Sudah Tes PCR, Tapi Pasien yang Meninggal Positif Covid-19 Tak Terima Hasil PCR

Foto/ist

Tambun,  ZI – Keluarga pasien yang meninggal karena Covid-19 mengaku tidak menerima hasil tes swab PCR dari Rumah Sakit Hermina Grandwisata Tambun Kabupaten Jawa Barat. Pernyataan itu disampaikan Rendy selaku kakak pasien yang meninggal.

“Kami tidak mendapat hasil tes PCR swab dari rumah sakit sementara kata dokter adik saya (FA) terpapar covid-19,” kata Rendy S dalam keterangannya usai ditemui di kediamannya, Jumat (20/8/2021).

Bacaan Lainnya

Rendy menjelaskan bahwa kasus ini berawal pada 4 Agustus bahwa adiknya merasakan gejala sesak nafas. Karena drop pihaknya pun kemudian langsung membawa pasien ke rumah sakit Hermina.

“Setibanya di RS Hermina, adik saya langsung dibawa masuk ke ruang IGD dan dilakukan penanganan oleh petugas rumah sakit “ujarnya.

Karena adik saya sebelumnya sempat dirawat di Medika dan dinyatakan penyakit paru-paru, pihaknya pun menyerahkan berkas-berkas dari medika agar tidak ada mis komunikasi dengan RS Hermina.

“Selama di RS Hermina semua anjuran sudah kita ikutin semua mulai dari keluhan medis sampai dengan obat. Bahkan, prosedur dari dokter yang bertanggungjawab juga sudah kita ikutin. Tapi karena paru-paru adik saya memburuk kami pun membawanya ke ruang ICU covid.-19 sekitar 10.30 malam,” katanya lagi.

“Sebelum masuk rumah sakit, adik saya juga terlebih dulu sudah dilakukan test swab PCR oleh rumah sakit tapi dinyatakan positif,” katanya.

“Test swab PCR hasilnya negatif, tapi setelah cek yang kedua hasilnya dinyatakan positif, namun hasil test swab PCR nya masih dipegang sama dokter ruang ICU Jadi, kami tidak pegang hasil PCR, cuma pegang hasil rontgennya saja,” pungkasnya.

(red)

Pos terkait