Waspada!! Catut Nama Hakim Berujung Ke Polres Sukoharjo

Foto; RC di dampingi Lilik Adi Goenawan, S.Ag, Pimred Media Online Nasional Jurnalis Nusantara Satu pada Jumat, 18 November 2022 sekitar pukul 18.00 WIB mengadukan kejadian tersebut ke Polda Jawa Tengah Resor Sukoharjo/ist

Kartasura, ZInews – Kejahatan dengan modus menggunakan nama dan foto pejabat kembali terjadi dengan modus menawarkan bisnis dan mengancam calon korbannya.

RC seorang wanita berusia 40 tahun warga Kel. Singopuran, Kec. Kartasura, Kab. Sukoharjo, pada tanggal 16 November 2022 mendapat telepon via Whatsapp dari nomor 08216552*** mengaku sebagai Pejabat Hakim di Jakarta yang juga sebagai tokoh penggiat budaya pendiri Kartasura Greget. 

Bacaan Lainnya

Pelaku menggunakan foto profil dan nama Hakim yang bertugas di Jakarta dan menawarkan untuk menjual barang elektronik dengan harga Rp 4.000.000,- (empat juta rupiah) kepada RC , karena RC sudah mengenal penggiat budaya di Kartasura yang berprofesi sebagai Hakim maka meminta anaknya untuk merekam saat menerima telepon. 

Setelah menerima telp via WA RC menghubungi Pimred www.jurnalisnusantara-1.com yang sedang berada di wilayah hukum Polda Jateng dan memberitahukan bahwa dirinya diancam dan hendak dirugikan oleh orang tak di kenal yang mengaku sebagai Hakim yang bertugas di Jakarta. 

RC di dampingi Lilik Adi Goenawan, S.Ag, Pimred Media Online Nasional Jurnalis Nusantara Satu pada Jumat, 18 November 2022 sekitar pukul 18.00 WIB mengadukan kejadian tersebut ke Polda Jawa Tengah Resor Sukoharjo. 

SPKT Polres Sukoharjo setelah mendengarkan laporan langsung mengarahkan ke piket Reskrim Unit 1 Polres Sukoharjo. 

Foto; Tanda Terima Aduan Nomor: STTA/770/XI/2022/RESKRIM/ist

Setelah membuat surat aduan diatas materai dan menyerahkan alat bukti berupa 1 flashdisk, Briptu Irfan Aunta Anif Farisi, SH, menerbitkan Surat Tanda Terima Aduan Nomor: STTA/770/XI/2022/RESKRIM.

“Kami terima pengaduan RC dan segera akan kami tindak lanjuti terkait pengancaman dan dugaan modus penipuan dengan menggunakan foto dan nama pejabat /Hakim yang juga sebagai penggiat seni budaya di Kartasura,” kata bintara jaga Reskrim Unit 1 Polres Sukoharjo Briptu Irfan Aunta Anif Farisi, SH. 

“Terima kasih atas bantuan Pimred www.jurnalisnusantara-1 com yang telah mendampingi saya dan juga Terima kasih kepada Polres Sukoharjo yang quick respon menerima pengaduan saya sebagai calon korban yang diancam,” tegas RC. 

“Selain saya diancam tentu apa yang dilakukan oleh orang yang mengaku pejabat Hakim di Jakarta tersebut telah merusak nama baik orang yang saya kenal sebagai tokoh penggiat seni budaya di Kartasura dan berprofesi sebagai Hakim di Jakarta,” pungkasnya.

(ZI) 

Sumber: Lilik Adi Goenawan

Pos terkait